Paguyaman-Lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Boalemo kembali diselimuti suasana haru dan khidmat dengan dilaksanakannya prosesi Khatam Al-Qur’an oleh Majelis Taklim Subulussalam. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan pegawai MIN 1 Boalemo ini menandai berakhirnya satu putaran penuh pembacaan Al-Qur’an yang rutin dilakukan setiap bulan dalam pertemuan majelis taklim tersebut.
Majelis Taklim Subulussalam ini merupakan inisiasi mulia dari mantan Kepala Madrasah, Bapak Hartono Hamid, S.Ag. Gagasan ini bertujuan untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menciptakan lingkungan madrasah yang Qur’ani melalui rutinitas tadarus Al-Qur’an secara berjamaah.
Acara Khatam Al-Qur’an kali ini dipimpin secara langsung oleh Ustadz Olpin Ahmad, S.Pd.I, yang membimbing jalannya prosesi hingga rampung. Suasana terasa sangat sakral ketika setiap peserta, yang terdiri dari guru dan pegawai, menutup lembaran terakhir mushaf Al-Qur’an, sebagai simbol tuntasnya pembacaan 30 juz.
Majelis Taklim Subulussalam sendiri dipimpin oleh Ibu Meilan Idrus, S.Pd.I. Di bawah kepemimpinan beliau, majelis taklim ini istiqamah mengadakan pertemuan rutin bulanan, di mana setiap pertemuan diisi dengan pembacaan Al-Qur’an secara bergantian, yang akhirnya mengantarkan mereka pada momen Khatam Al-Qur’an ini.
Dalam sambutannya, perwakilan madrasah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi dan semangat para guru serta pegawai dalam mengikuti kegiatan Majelis Subulussalam. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, saling mengingatkan dalam kebaikan, dan memancarkan keberkahan Al-Qur’an di lingkungan madrasah.
Khatam Al-Qur’an ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh civitas akademika MIN 1 Boalemo untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam menjalankan tugas sehari-hari, baik sebagai pendidik maupun sebagai pegawai madrasah. Dengan tuntasnya satu siklus ini, Majelis Subulussalam siap untuk memulai kembali pembacaan Al-Qur’an dari awal (juz 1) pada pertemuan berikutnya, menegaskan komitmen mereka terhadap keistiqamahan dalam mencintai dan mengamalkan kalamullah.







