Boalemo, 10 November 2025 – Seluruh civitas akademika MIN 1 Boalemo pagi ini (10/11) berbaris rapi dan khidmat di lapangan madrasah untuk memperingati Hari Pahlawan ke-80 Republik Indonesia. Upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen penanaman nilai juang dan penghormatan mendalam kepada para pejuang kemerdekaan.
Upacara yang dimulai tepat pukul 07.30 WITA ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, terutama mengenang peristiwa heroik di Surabaya pada tahun 1945.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ibu Meilan Idrus, S.Pd.I menyampaikan amanat yang menggarisbawahi pentingnya meneladani semangat kepahlawanan di era modern.
“Pahlawan masa kini bukanlah yang mengangkat senjata, melainkan mereka yang berani melawan kebodohan, kemalasan, dan ketidakjujuran,” tegas Meilan dalam amanatnya. “Bagi kalian, anak-anakku, menjadi pahlawan berarti belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kebersihan, menghormati guru dan orang tua, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan nasionalisme.”
Amanat tersebut bertujuan untuk menanamkan pemahaman bahwa perjuangan pahlawan harus dilanjutkan dalam bentuk prestasi, integritas, dan kontribusi positif bagi bangsa dan negara, dimulai dari lingkungan Madrasah.
Puncak kekhidmatan terjadi saat seluruh peserta, dari guru hingga siswa, bersama-sama menyanyikan lagu nasional “Gugur Bunga” (Telah Gugur Pahlawanku) yang diciptakan oleh Ismail Marzuki.
Suara paduan suara yang dibawakan dengan penuh penghayatan mengiringi lantunan lirik: “Betapa hatiku takkan pilu, Telah gugur pahlawanku…”
Lagu ini sukses menciptakan suasana haru dan hening. Momen Mengheningkan Cipta juga terasa semakin mendalam, menjadi wujud bakti dan doa tulus untuk arwah para syuhada bangsa.
Kepala Madrasah Nursia Doka Unggango, S.Ag, ditemui, menambahkan melalui peringatan ini, MIN 1 Boalemo berkomitmen untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki semangat patriotisme yang tinggi.
“Semangat 10 November harus kita wujudkan dengan bekerja keras, berinovasi, dan menjauhi perilaku negatif. Jadikan madrasah ini sebagai medan juang untuk meraih ilmu, karena ilmu adalah senjata kita di masa depan,” tutur beliau.
Upacara peringatan Hari Pahlawan di MIN 1 Boalemo berjalan sukses, tertib, dan penuh makna, meninggalkan kesan mendalam tentang pentingnya menghargai sejarah dan melanjutkan cita-cita para pahlawan dengan prestasi terbaik.
(Tim Humas MIN 1 Boalemo)









