Boalemo – Suasana di Aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Boalemo tampak berbeda dan jauh lebih ramai pada Senin (18/05/2026). Ratusan siswa tampak antusias sekaligus tegang mengikuti rangkaian simulasi tanggap bencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan edukatif yang dilakukan oleh SMA Negeri 1 Paguyaman dalam rangka kolaborasi simulasi dan edukasi mitigasi bencana.
Kolaborasi lintas jenjang pendidikan ini diinisiasi sebagai bentuk implementasi praktis dari materi mata pelajaran Geografi yang tengah dipelajari oleh siswa SMAN 1 Paguyaman. Alih-alih hanya belajar di dalam kelas, para siswa SMA turun langsung ke lapangan untuk berbagi ilmu dan mengedukasi adik-adik mereka di MIN 1 Boalemo mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Ada yang unik dalam metode penyampaian edukasi kali ini. Agar materi mitigasi bencana yang terkesan berat dapat dipahami dengan mudah oleh siswa usia sekolah dasar, tim dari SMAN 1 Paguyaman memadukan simulasi tersebut dengan atraksi drama teatrikal.
Dalam pertunjukan drama tersebut, para siswa SMA memperagakan situasi ketika gempa bumi tiba-tiba terjadi. Dengan akting yang memukau, mereka mencontohkan langkah-langkah menyelamatkan diri yang benar, seperti:
• Lindungi Kepala: Mempraktikkan cara melindungi kepala di bawah meja kuat atau menggunakan tas.
• Jauhi Kaca: Menghindari area jendela dan benda-benda yang mudah pecah atau runtuh.
• Evakuasi Tertib: Berjalan cepat tanpa panik menuju titik kumpul (assembly point) yang aman di lapangan madrasah.
Tidak hanya menonton, siswa-siswi MIN 1 Boalemo juga diajak langsung terlibat aktif dalam simulasi evakuasi mandiri ketika sirine tanda bahaya dibunyikan.
Pihak MIN 1 Boalemo menyambut hangat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kunjungan dan inovasi pembelajaran yang dibawa oleh SMAN 1 Paguyaman. Kolaborasi ini dinilai sangat efektif karena tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga membangun kesadaran (awareness) sejak dini mengenai keselamatan diri dari bencana.
“Kegiatan ini sangat luar biasa. Anak-anak kami tidak hanya mendapatkan hiburan dari atraksi drama yang ditampilkan, tetapi yang terpenting adalah mereka mendapatkan pengetahuan yang sangat berharga tentang cara menyelamatkan diri saat bencana terjadi. Sinergi seperti ini sangat bagus untuk terus dipertahankan,” ujar Pak Saddam salah satu perwakilan guru MIN 1 Boalemo di sela-sela kegiatan.
Melalui kegiatan simulasi dan edukasi mitigasi bencana ini, diharapkan seluruh warga MIN 1 Boalemo, baik siswa maupun tenaga pendidik, dapat lebih sigap, tanggap, dan memiliki kesiapan mental serta fisik yang baik dalam menghadapi situasi darurat di masa depan.








