BOALEMO – Dalam rangka menyamakan persepsi dan mempercepat proses administrasi keuangan di awal tahun anggaran, sejumlah operator madrasah mengikuti kegiatan penting bertajuk Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2026 serta Peluncuran Sistem Baru EMIS.GTK.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ini, Selasa (24/02/2026), bertempat di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo.
Agenda utama dalam pertemuan ini adalah pengenalan aplikasi EMIS.GTK, sebuah terobosan sistem terbaru yang dirancang khusus untuk percepatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2026. Sistem ini diharapkan mampu memangkas birokrasi data sehingga guru sertifikasi dapat menerima haknya secara tepat waktu dan tepat sasaran.
Hadir mewakili delegasi madrasah dalam kegiatan tersebut:
• Ibu Israwaty Mohulaingo, S.Sos.I (Operator TPG)
• Ibu Rahayu S. Abuba (Operator BOS/e-RKAM)
• Bapak Muzakir Husain, S.Pd.I, M.Pd. (Wakil Kepala Madrasah) yang hadir mendampingi untuk memastikan sinkronisasi kebijakan manajerial dan teknis.
Selain pengenalan sistem baru, para peserta juga mendapatkan bimbingan teknis intensif mengenai penyusunan dokumen permohonan syarat pencairan dana BOS Tahap 1 Tahun Anggaran 2026.
“Sinkronisasi antara data EMIS dan pelaporan e-RKAM menjadi kunci utama agar tidak ada kendala dalam verifikasi berkas di tingkat kabupaten maupun pusat,” ujar narasumber dalam sela-sela materi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh adminstrasi madrasah di Kabupaten Boalemo, khususnya terkait kesejahteraan guru dan operasional sekolah, dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berbasis digital secara penuh.








