BOALEMO – Semangat transformasi digital kian terasa pada hari kedua pelaksanaan Kelompok Kerja Guru (KKG) Mini di MIN 1 Boalemo, Rabu (25/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi para pendidik dalam menyelaraskan perangkat pembelajaran semester genap tahun pelajaran 2025/2026 dengan regulasi terbaru.
Hadir sebagai narasumber sekaligus pendamping teknis, Pengawas Madrasah Ibu Nonce Puti, S.Pd.I, M.Pd, menekankan pentingnya akurasi dalam penyusunan RPP/Modul Ajar.
Dalam sesi pendampingan intensif, Ibu Nonce Puti, S.Pd, I, M.Pd membedah secara mendalam implementasi KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Beliau memastikan setiap guru mampu menyusun perangkat yang presisi dengan fokus pada:
• Ketepatan Tujuan Pembelajaran (TP): Memastikan TP diturunkan secara akurat dari Capaian Pembelajaran (CP) terbaru.
• Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang Runtut: Melakukan review agar alur pembelajaran disusun secara logis dan sistematis sesuai fase perkembangan siswa.
• Kesesuaian Modul Ajar: Memastikan instrumen asesmen dan langkah pembelajaran dalam modul ajar benar-benar mencerminkan fleksibilitas dan standar mutu yang diamanatkan KMA 1503.
Sejalan dengan tema transformasi digital dan profesionalisme, Ibu Nonce mengingatkan bahwa perangkat pembelajaran harus dijiwai oleh filosofi Panca Cinta sebagai identitas pendidik madrasah
“Perangkat pembelajaran yang kita susun hari ini bukan sekadar tumpukan kertas. Ini adalah peta jalan kita untuk mencetak generasi yang cerdas secara digital namun tetap memiliki karakter Panca Cinta yang kuat,” tegas Ibu Nonce Puti di sela-sela bimbingannya.
Kepala MIN 1 Boalemo berharap, melalui pendampingan langsung dari Pengawas Madrasah ini, seluruh guru memiliki kesiapan 100% dalam mengajar didalam kelas. Dengan dokumen yang matang sesuai KMA 1503 yang memuat Modul Ajar deep learning dan KBC, diharapkan proses KBM di MIN 1 Boalemo menjadi lebih terukur, modern, dan berintegritas.
Kegiatan hari ketiga ini diakhiri dengan simulasi penginputan modul ajar/RPP dalam sistem aplikasi pembuatan RPP yang merupakan manajemen pembelajaran digital madrasah sebagai wujud nyata transformasi digital tahun 2026.









